Pages

Oktober 31, 2011

Girls Day Out

Kalo kata orang-orang tua, saya harusnya agak prihatin sehubungan kepergian mama berhaji. Membatasi keluar-keluar rumah, membatasi bersenang-senang dan banyak-banyak berdoa. Eeee, tapi gimana ya...saya doa mah jalan terus. Tapi ga boleh bersenang-senang? Itu ukurannya gimana? Tiap orang beda-beda kan? Lagipula cuma liat pameran batik. Itu juga memenuhi undangan sebulan lalu dari toko langganan di Trusmi, Cirebon. Memenuhi janji wajib loh hukumnya. Jadi ya, begitulah....saya dan Ucik menghabiskan Sabtu malam kemarin, nongkrong di stan batik toko langganan itu. Acaranya di ruang Cendrawasih JCC, the 4th KSE atau apalah gitu.

ngabisin cemilan yang disediain...mumpung gratis hehehe

Saya belum pernah cerita ya kalo saya cinta, jatuh cinta, cinta setengah hidup ama batik jauh sebelum UNESCO memutuskannya jadi warisan dunia. Lupa tepatnya sejak kapan, tapi saya rasa pengaruh hobby mantengin or baca cerita wayang kayanya. Pas jaman SMU, ketika teman di pelajaran seni-rupa sibuk menggambar abstrak atau apalah untuk desain cetakan tekstil, saya memilih berjuang sekuat tenaga menggambar motif batik. Saat sibuk mengerjakan skripsi dari satu perpustakaan ke perpustakaan lain (Unair dan Ubaya), saya tak lupa berburu buku-buku tentang batik untuk refreshing. Saya memulai koleksi sejak awal bekerja. Koleksi pertama saya adalah batik Madura motif sekar jagad warna putih coklat tua buatan pengrajin di Tanjungbumi, Bangkalan. Dan sayangnya, sampai sekarang itulah satu-satunya batik Madura koleksi saya. Bertahun-tahun tinggal di Surabaya, saya belum sempat mengeksplor batik Tanjungbumi. Hiks hiks... 

mbak Sesi, pewaris kedua Batik Lia; toko langganan saya di Trusmi

Sejauh ini saya mengagumi sejarah, filosofi dan keanggunan batik Jogja-Solo, warna merah khas batik Lasem, warna dan motif batik Madura yang khas dan berkelas, klasiknya motif batik Indramayu, kesederhanaan motif batik Tuban, warna-warni motif buketan batik Pekalongan. Tapi ya, favorit saya adalah batik Cirebonan. Saya mengagumi keragaman warna, kehalusan garis (wit) dan motif-motif pesisirannya. Seperti umumnya batik pesisiran, batik Cirebonan mendapat banyak pengaruh dari kultur Belanda (buketan kembang, kumpenian), Cina (naga, singa, burung phoenix, kupu), dan Jepang Hokokai (pola pagi sore) selain motif kehidupan sehari-hari di daerah pesisiran. Dan dari semua motif batik Cirebonan, saya sangat menyukai motif mega mendung. Motif yang awalnya hanya dipakai oleh kalangan bangsawan Cirebon, sekarang banyak dijumpai dalam warna-warni yang menawan.

batik tulis motif mega mendung, pesanan mbak Yanti


Kecintaan saya pada batik Cirebon dipicu oleh provokasi Mimi ketika dia menjalankan tugas pra PNS di Cirebon selama sebulan. Pulang ke Jakarta sambil membawa batik-batik cantik berwarna-warni yang langsung membulatkan tekad saya mengunjungi desa pengrajinnya di Trusmi, Cirebon. Akhirnya, sampai sekarang minimal dua bulan sekali saya berkunjung ke sana. Selain untuk refreshing dan wisata kuliner, saya berburu batik untuk koleksi. Terutama motif klasik dan yang tidak biasa (menurut saya). 

Kegiatan ini pelan-pelan saya tularkan ke teman-teman di lingkungan kantor. Kami berangkat hari Sabtu naik KA Cirebon Express pukul 06.00 pagi dan pulang hari yang sama naik KA Cirebon Express pukul 18.15. Biasanya saya ajak mereka naik angkot apa saja di depan stasiun Cirebon ke arah perempatan Grage Mall untuk sarapan nasi jamblang Mang Dul. Selesai makan, naik angkot GP ke arah perempatan Plered, menuju ke desa Trusmi Kulon. Seharian kami ngubek-ngubek toko yang tersebar di daerah itu. Menahan makan siang dengan tahu gejrot atau rumba (pecel) khas Cirebon, sebelum mengakhirkan makan siang pada sore hari di Empal Gentong Amarta. Sorenya, pulang ke Jakarta dengan perut kenyang, hati puas dan kantong tipis. Hahahaha...

bahagia, di antara wangi malam dan warna-warni batik

Di desa Trusmi Kulon ini, saya punya toko langganan yang pasti jadi tujuan utama setiap kali saya berkunjung ke sana. Nama tokonya Batik Lia. Sekian lama ngubek-ngubek daerah ini, saya cocoknya ya nongkrong di toko ini. Koleksi-koleksinya banyak yang nyantol di hati saya. Kalo ada teman-teman yang mau ke sana, dari kota Cirebon menuju ke perempatan Plered, belok kanan ke desa Trusmi Kulon, jalan lurus sampai perempatan kecil, jalan lurus lagi, toko ini ada di sebelah kiri. Kenapa saya mau promosi di sini? Karena Sabtu lalu itu si Ibu pemilik toko berbaik hati memberi saya hadiah batik tulis halus yang cuantik sekali. Hehehe. Eh, tapi sungguh...koleksi batik di sini bagus-bagus kok. Mau bukti? Liat foto berikut deh ^^.

cantik ya batiknya...si uciknya mah kagak huahahaha

batik tulis hasil hunting saya Sabtu lalu...

kalo ada yang berminat, saya rela melepasnya lho...


Hahaha saya jadi nulis banyak gini. Maklumlah, namanya juga cintahhhh *kedip-kedip*. Kalo teman-teman sempat mampir ke Cirebon, sempetin mampir ke Trusmi ya. Batik-batik saya di atas memang yang tulis halus. Kebanyakan untuk koleksi saja. Tapi di sana, banyak juga macam-macam bahan mulai dari yang cap/ print, batik tulis dari beragam kualitas, pakaian jadi dengan beragam corak, warna, model dan harga. Kalau kalian cinta batik, bahkan seandainya belum cinta sekalipun, saya jamin pasti senang berkunjung ke sana. Kalaupun tidak membeli, mata dan hati ini jadi fresh. Setidaknya, itu yang terjadi pada saya. ^^

19 komentar:

dian mengatakan...

pengeeeeeennnnnnnn......... =p~

Nurhikmah Nani mengatakan...

liat batik2nya emang bagus2 mba ron...*mupeng.com* tapi harganya..hadeehhh....emang sebanding sama barangnya..

rona-nauli mengatakan...

@dian: ayo ke tanjungbumi ya :D

@nani: heeh, Nan. ono rego ono rupo :D

Gloria Putri mengatakan...

hyahhhh
aq juga mau jalan2 gt :( ni uda buteg bgt urusan kerjaan :(
pengen refreshing :(

Sassy Enno mengatakan...

wedew mbak uciii... nampangabis.com euy! wkwkwk... aku kangen mbak uciiii my teddy bear hihihi....
(ayo bales komenku ini! masa gaptek mulu seh)

sama aku jg koleksi batik.. tp sjk jauh dr JCC, aku manyun hahaha...

kpn2 ajak atuh ke cirebon yak :P

rona-nauli mengatakan...

@Glo: sana refreshing. semarang deket ama karimunjawa. ga tertarik toh? hehehe

@Enno: wajahe mupeng ma batik biru itu. tapi ga kebeli soale muahalll :)). ayolah kalo novelmu dah kelar...kita main ke cirebon :D. kutraktir nasi jamblang, empal gentong deh kalo mau. ajak si Glo kalo perlu :D

May mengatakan...

batik birunya mbak Ucik itu...cuantiiikk.. jat cin aku :D #err..mahal ya Neng?
eh btw insyaallah kalo ke Sby 2 mg lagi kita ke tanjung bumi nyook..;;)

dian mengatakan...

@may:aku diajak ga? puengen banget tau tempatnya dan hasil karyanya =p~

rona-nauli mengatakan...

@May: heeh, muahall. tapi itu orisinil motifnya bikinan bu Lia, neng. prosesnya juga tiga kali hehehe. mauuu ke tanjungbumi...asyeekkk asyekkkk

@dian: ayo ikut, Rahma titipin bapaknya aja :))

Enno mengatakan...

permisiii... berhub hpmu memblokir smsku lageeeh, nanya aja disini yak..

itu kenapa kebanyakan belinya warna ngepink hayooo? ada apakah ini? ada apakah itu?

wkwkwkwk

rona-nauli mengatakan...

warna pink lagi musim, buuuu...curigaan mulu :p

Nurhikmah Nani mengatakan...

mba eno-->mba rona lgi jatoh cintahhh...xixixixixi..btw..salam kenal ya buat mba enno...

uchank mengatakan...

Hohoho :D
blm punya baik :D
gak wajib kan neh ? :|

rona-nauli mengatakan...

@Nani: sama siapa???? sama thayank2 ya....:)) *tolah toleh mastiin ga ada faris :))*

@uchank: hahaha. ndak wajib, chank. cuman bolehlah punya satu or dua baju batik or motif batik :D. mayan, kalo dadakan ada undangan nikahan n ga punya ide mo dandan gimana hehehe

Enno mengatakan...

@nani: salam kenal juga nani :D
ow! ada yg lagi jatuh cinta ya?
sama siapa sih?

*kedip2 sok imut-sok inosens-sok polos-sok gak paham*

*minta disogok batik*

wkwkwk

rona-nauli mengatakan...

hahahaha....jangan nggosip di sini, No. si Nani itu tak paham maksudmu :))

baju batik ya bu...kukirim ke garut nih?

Enno mengatakan...

iyaaaa....
aseeek! cihuuuuy! tengkyuh ya madaaam! muaah!

*megal megol*

:))

lely_gesta mengatakan...

aku mau batik yg dipake mbak sesi :D
kalo dikasi ijin njava jazz, bs lanjut trusmi ^_^

Indah Mardhiah mengatakan...

Mbak, cantik2 ya batiknya, ada kontaknya ga ya?? Share donk say

Half Purple and Blue Butterfly