Pages

Juni 20, 2010

POOR YOU

End of weekend in the middle of June. No more pain, no more missing, no more mellow session! And to get those, these were all i need to do from last Friday till this night:
  1. Lupakanlah jumat sebagai hari krida! Lupakan pertandingan tenis meja antar unit di kantor yang sesungguhnya sangat menarik untuk diikuti. Bereskan kerjaan sampai sore!
  2. Celebrating nothing! Itu berarti undangan terbuka dinner jumat malam di sebuah restoran pizza bersama para gadis, ibu-ibu muda dan bujang-bujang hehehe.
  3. Tolak perintah boss masuk kantor akhir minggu untuk menyiapkan bahan presentasi bos besar kamis mendatang. Termasuk tolak kemungkinan mengerjakannya di rumah weekend ini. Maaf ya boss, tugas saya hanya menyiapkan detail bahan bukan slide presentasi. Lagipula, minggu ini saya lagi ogah bawa kerjaan ke kost-an!
  4. Lupakan keinginan ke kantor akhir minggu ini untuk nonton pertandingan tenis meja sekalian ketemu teman-teman lama dari unit lain. Ini termasuk juga menghindari todongan kerjaan tambahan bikin slide presentasi hehehe.
  5. Bersenang-senanglah: tidur semaumu, nonton, makan enak, hang out dengan saudara dan sahabat. Termasuk breakfast rame-rame minggu pagi di balkon kost-an: bangun siangan, muka bantal semua, belum mandi, sarapan lontong sayur puedes, ngerumpi ga jelas. Maaf ya bapak-bapak, tempat kongkow kalian kami bajak pagi tadi hehehe.
  6. Tenggelamkan diri ke buku-buku bagus. Ohhh, Neil Gaiman emang Te-O-Pe!
  7. Hitung ulang keuangan, mulai cari tujuan liburan murah meriah minggu depan bareng mama, Mimi n mungkin Ucik?
  8. Menyemangati teman yang nekad backpackeran ke Singapura. Mereka terpaksa ambil cuti dalam rangka ikut semacam konferensi karena ijin perjalanan dinas dari kantor pusat belum turun juga. Chayoo!
Hahaha...I love myself!

Malam ini, di dalam taksi, dalam perjalanan pulang dari komplek Megaria, aku iseng membuka Messenger dan membaca statusmu hari ini. Emm...itu status kedua minggu ini setelah hampir seminggu kau betah bertahan dengan status segala kebekuan hatimu itu, bukan? Status barumu tentang kebodohan (entah siapa) dan sesuatu berhubungan dengan kesombongan dan keangkuhan? Well, tiba-tiba aku merasa begini:
"Eh...kamu tahu tidak? Entah mengapa aku punya feeling dia ndak akan bisa balik ke mantannya."
"Heeh, aku juga punya perasaan begitu. Cuma selama ini aku ndak berani ngomong ke kamu. Yang jadi masalah itu dia sendiri, bukan kamu atau mantannya itu."
No. It's not about jealousy, you know. I deserved more than you did to me. And so did she, i think. I hope she is smart enough to see that. You were right, the problem is you. Not us. Poor you, not us.

2 komentar:

May mengatakan...

I love that "Haha.. I love myself" part :x

rona-nauli mengatakan...

tentuh sajah hehehe...:P

Half Purple and Blue Butterfly