Pages

Juni 15, 2010

AKU BUKAN PILIHAN

Aku harus bersyukur. Penjelasan yang kuinginkan atas segala perubahan sikapmu kudapatkan juga pada akhirnya. Tak kupungkiri hatiku gerimis karenanya. Kenyataan semula yang kuterima bahwa selama ini kau hanya menganggapku sahabat, mungkin lebih baik daripada menelan kenyataan bahwa aku pernah menjadi satu pilihan.

Aku ingin mengingkari bahwa tak ada yang istimewa dari kedekatan kita. Tapi sebodoh-bodohnya diriku, akuilah bahwa ada suatu saat aku pernah lebih dari sekedar sahabat. Kau pernah menempatkanku sebagai pilihan.

Tak ada yang salah dengan memilih. Kau boleh menentukan siapa saja menjadi pilihan pilihanmu. Tapi jangan kau dekati semuanya bersamaan. Kau tak akan pernah tahu, siapa yang akhirnya akan jatuh cinta padamu. Sebelum akhirnya beberapa menerima kenyataan tak terbalas dan kau memilih orang lain. Kataku: jangan beri semua harapan.

Aku memaafkanmu. Tak kubenci dirimu, seperti tak kupupuk dendam padamu. Kuhapus jejakmu di jalan yang ragu-ragu itu...

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu
(SDD-Hujan Bulan Juni)

2 komentar:

May mengatakan...

you absolutely deserve the best, dear..
and it definitely not him :*

rona-nauli mengatakan...

we don't know the future neng...tapi setidaknya kalau ada kemungkinan harus dia, he must try harder to prove hehehe

Half Purple and Blue Butterfly